Rabu, 09 April 2008

Menuju Pesta yang Begitu Basah di Tengah-Tengah Kebun Kelapa


Aku masih terpesona rayuan kebun kelapa
Akan gemerisik tariannya
yang diiramakan rintik hujan
dan disemangati angin

Lihat sayang,
Di hilir itu adalah rumahku
sebentar lagi juga rumahmu
Mari sayang, percepat langkah kita
Pesaksi-pesaksi ingin segera menyatukan kita

Kita susuri saja jalan setapak sebuah sungai kecil
Jangan rasakan kerikil-kerikil
Rasakanlah kebahagiaan yang tak henti dialirkan dari hulu
Jangan sampaikan keluh pada tanah becek
Sampaikanlah salam pada hujan yang tak pernah tak rintik
Memberi kesuburan

Di kebun kelapa ini sayang…
Kita akan mandi gula

Ini sungguh momen luar biasa
Tak ingin henti kulepas rana
Hingga memori bergiga-giga

Karangasem,2008

Tidak ada komentar: